Kenapa Sich Harus Pacaran? Jika Begini Jadinya!


Pacaran?? Orang bilang... Cupu lo gak punya pacar!! Ada juga yang bilang... Jomblo kok dipiara!!

Banyak statement buruk dan gak enak didengar juga gak enak dirasa dihati... yang gak gaul lah katanya... yang kuno lah... yang itu lah... yang ini lah...

Jujur, aku termasuk orang yang gak suka pacaran dan gak setuju ama pacaran yang sering dijadikan sebagai ajang penjajakan, katanya...

Tapi bukan berarti saya orang yang gak kepingin pacaran. Dulu sewaktu masih bujangan, rasa ingin berpacaran dan memiliki pacar selalu terlintas dan ada di benak saya. Hal ini wajarlah, sebab sudah manusiawi bahwa manusia selain akal pikiran juga dibekali nafsu. Dan nafsu inilah titik kelemahan manusia yang sering digunakan oleh musuh bebuyutan manusia "syaitan" untuk melumpuhkan dan menumbangkan manusia.

Saya menulis postingan ini berdasarkan dengan kebanyakan kejadian dan kenyataan dalam kehidupan bahwa pacaran memiliki segudang bahkan segunung bahaya yang sering diremehkan oleh kebanyakan khalayak.

Jadi ngapain pacaran, jika begini jadinya...:

Pertama, Dapet dosa!. Jelas, dalam Islam pacaran termasuk perbuatan dosa. Alasannya, laki-laki dan perempuan bukan mahrom tidak boleh berduaan ditempat sepi, tidak boleh saling pegang, tidak boleh saling menatap dan memandang, apalagi sampai.... berbuat layaknya suami istri, Na'uzubilah mindzalik.

Kedua, Akibat pacaran yang kelewat batas, banyak gadis-gadis yang hamil pra nikah. Parahnya lagi, cowoknya gak mau menikahinya.

Ketiga, Banyak nyawa-nyawa tak berdosa dan masih suci, mati sia-sia jadi korban syahwat durjana. Banyak janin diaborsi, bayi baru lahir dibuang dan sebagainya...

Keempat, Pacaran tidak bisa menjamin pernikahan antara dua insan yang saling mencintai akan menjadi langgeng. Mengapa? Karena, diantaranya, kelamaan pacaran jadi udah bosen duluan. Juga selama pacaran yang ditampilkan dan ditonjolkan hanyalah hal-hal baik dan sempurna saja. Keburukan dan kekurangan selalu dirahasiakan. Sehingga ketika sudah menikah, kaget! Ternyata pasangannya tak sebaik dan sesempurna yang dilihat selama ini.

Kelima, Jika pacaran tidak berujung dipelaminan, ini berarti akan meninggalkan bekas kenangan, yaitu adanya mantan-mantan. Mantan pacar, termasuk salah satu peretak keharmonisan rumah tangga. Hidup dalam berumah tangga bak mengarungi lautan yang penuh dengan ombak dan badai. Boleh jadi, tatkala sedang ada masalah dengan suami atau istri, kenangan indah bersama mantan muncul dan keadaan ini digunakan oleh syaitan untuk semakin membuat keruh hubungan suami istri. Terjadilah perselingkuhan terlaknat.

Walaupun masih banyak bahaya berpacaran, saya rasa kelima dampak buruk dari pacaran ini sudah cukup sebagai peringatan dan nasihat untuk kita agar bisa menjauhinya.

Kalau mau pacaran halal... Nikah dulu.. baru pacaran.. Enak tenan...!!

Semoga bermanfaat... Insya Allah dilain waktu saya akan menulis posting dengan judul "Indahnya Menikah Pada Pandangan Pertama".

0 Response to "Kenapa Sich Harus Pacaran? Jika Begini Jadinya!"